MEDAN – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sumatera Utara menggelar diskusi santai bersama Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan dan Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Ibu Dr. Sri Haryanti, S.Pi., M.Si., Kasatker PKP, serta DPD Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Utara.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog dan silaturahmi antara pemerintah dan asosiasi pengembang untuk membahas berbagai hambatan yang dihadapi di lapangan dalam mendukung percepatan realisasi Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, berbagai tantangan yang dihadapi para pengembang menjadi perhatian bersama. Dialog ini diharapkan dapat mengidentifikasi kendala yang memerlukan koordinasi dan dukungan lintas sektor, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan asosiasi perumahan.
DPD APERSI Sumut memandang bahwa keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, asosiasi pengembang, lembaga pembiayaan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Dukungan kebijakan yang tepat, penyederhanaan proses administrasi, serta penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan menjadi aspek penting dalam mendorong pembangunan perumahan yang berkelanjutan.
Melalui diskusi santai ini, diharapkan terbangun kesamaan pandangan dan langkah konkret dalam mencari solusi atas berbagai hambatan yang dihadapi asosiasi, sehingga para pengembang dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung program perumahan nasional.
DPD APERSI Sumut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Sumatera Utara, sekaligus menyukseskan Program 3 Juta Rumah.